Materi Workshop Videography Masterclass 18 Januari 2018

workshop masterclass 18 januari 2018

UPLOD-IG-MASterclass-Square

Videography Masterclass dengan tema
“INSPIRE To CREATE”
dengan host : Paulus Rizal @paulusrzl

disini akan diajarkan :
– Persiapan Peralatan Shooting
– Cara Bercerita Lewat Video
– Menterjemahkan Skrip kedalam Shoot
– Aplikasi Seni Kreatif
– Editing

siapkan diri kamu untuk mengikuti Masterclass
persembahan SONY Indonesia bekerjasama dengan SENTRA DIGITAL

yg diadakan pada ;
Hari/Tanggal : Kamis, 18 Januari 2018
Waktu : 18.00WIB – Selesai
Tempat : SENTRA DIGITAL, Jl. Raya Darmo Permai Timur 19B – Surabaya

Liputan kelas Videografi CERITA KITA

LIPUTAN cerita kita

Kelas VIDEOGRAFI “CERITA KITA diselenggarakan kemarin 18 Mei 2017 – di Sentra Digital Learning Center  ,Jl. Raya Darmo Permai Timur 19B

terima kasih kepada semua pihak yg sudah mendukung juga para peserta dan Sony Indonesia sebagai penyelenggara acara ini.

Sampai jumpa pada kelas videografi berikutnya

Video hasil praktek pada
Kelas Videografi
“CERITA KITA”

 

KELAS VIDEOGRAFI – CERITA KITA

POSTER-01-SQUARE-fix-01

Kelas Videography “CERITA KITA” yg  dipersembahkan oleh Sony Indonesia bekerjasama dengan SENTRA DIGITAL dengan pembicara Paulus Rizal @paulusrzl
www.paulusrizal.com

siapin jadwal kamu pada :
Hari / Tanggal : Kamis, 18 Mei 2017
Pukul : 19:00Wib – selesai
Tempat : SENTRA DIGITAL Learning Center
Jl. Raya Darmo Permai Timur 19A – Surabaya

cara daftarnya bisa menghubungi :
Dedy – 0857.4872.7440 [Whatsapp]

biaya pendaftaran :
FREE
[Peserta Terbatas]

Fasilitas :
Coffee Break

SENTRA DIGITAL
Pusat IT Plasa Marina Lt.2 Blok A5
Jl. Raya Margorejo Indah 97-99
Surabaya
_______
Contact us at :
Phone : 031.843.2166
Web : www.sentradigital.com
Email : sales@sentradigital.com
Whatsapp : 0896.123.83.82.3
LINE : @sentradigital
Twitter : @sentradigital
IG : @sentradigital

Daftar Peserta Kelas Videografi Cerita Kita:
1 Fariz Hilman Perdana
2 Cahya Surya Hutama
3 Rudi Agus Cahyono
4 Ahmad Nafik Mundzir
5 Ariyo Wibisono
6 Achmad Hamdani
7 Hilda Fitfulia
8 Arys Parwanto
9 Eko Nugroho Wahyudi
10 Laurianus Libramanto Djaja
11 Nur Edy Kurniawan
12 Iwan Iga Suwarga
13 Aditya Prawira
14 Deon Satriya
15 Akta Kusuma Wijaya
16 Andre Makmur
17 Vincentius G
18 Andy Yusuf
19 Ilham Bagus P
20 Mulia Saputra
21 Wahyu Eka Wijaya
22 Hendra Dwi Pranoto
23 Hamid Arif
24 Andreas Brisky Pratama
25 Deny Ernanto
26 Leonardus Guido
27 Heru (DI)
28 Nonny Ling (DI)
29 Azmi
30 Waris
31 Huda
32 Yopi
33 Afan
34 Surya
35 Hendik
36 Ulun
37 Rendy
38 Surya
39 Anam
40 Anurib
41 Adhi Nyoo
42 Bilal Rafli Widodo
43 Ravi Satriyo Putro
44 Bedzor
45 Muhammad Kanif
46 Danny Rachmadi
47 Dhanar
48 Fuad Arif
49 Avis
50 Rizal
51 Nico Lasmana
52 Samuel/Sammy
53 Dedy Kurniawan
54 Aan
55 Agung
56 Nyoman
57 Firmansyah
58 Agung
59 Arief Kurniawan
60 Supardji Edi Santoso
61 Rovallgio Lucky Augustinus
62 Hendra Santoso
63 Elidad Tjokro
64 Teddy
65 Redy
66 Aurel
67 Ferry
68 Dwi Haryadi
69 Muhammad Affan
70 Ardexa Rizqy A.K

 

 

MUSIC VIDEO PROJECT – Untold story – Semarang, 22.06.2016

Hai kawan, kali ini saya akan bercerita tentang project #BERKARYA bersama dengan kawan kawan Semarang. Pembuatan Music Video ini dipunggawai Welly Tirta Saputra , awalnya ide ini berasal dari keinginan untuk membuat /re-make music video lagu OST dari film indie SPHERES TRINITY yang sebelumnya pernah dibuat tahun 2012. Re-make music video ini berkonsep FULL band dengan nuansa yang lebih kelam . Basic lagu yang dibawakan tetap pada garis lagu aslinya, namun digubah secara keseluruhan menjadi aliran rock. Setelah proses recording dan mastering lagu selesai, akhirnya ditentukan tanggal shooting untuk project ini. Pada tanggal 21.06.2016 lalu, saya bersama chandra dan chriz memutuskan untuk berangkat ke Semarang lewat jalan darat agar bisa membawa equipment yang lebih banyak dibandingkan dengan via udara.

Lanjoot… tiba hari shoot , lokasi shooting kali ini  bertempat di Vegas Club.sekitar jam 10:00  team dari RED CARPET semarang mulai setting di TKP untuk penempatan JIB dan loading equipment.Para talent yaitu Welly pada vocal, Ikmal Tobing pada drum, bang Kopek pada bass dan Okta pada guitar sudah siap juga di lokasi.

Take 01 : jam 13:00 dimulai take pertama untuk shoot Bassist di scene lorong, roll 3x durasi lagu. Spesifikasi lighting adalah dengan menempatkan 1 unit LED 1000 watt sebagai BACKLIGHT ditempat01kan frontal menghadap ke arah pemain bass, dengan mount bowen di lengkapi dengan FILTER ala ala CTB tapi menggunakan kertas mika warna biru yang di tempel di depan mountingnya. Smoke machine ditempatkan sejajar pada bagian belakang pemain bass. Untuk fill in light di depan menggunakan 2 unit aputure amaran HR 672 HIGH CRI untuk mempertahankan warna kulit ( skintone ) supaya tetap netral. Pada kisi-kisi lorong di samping kanan pemain bass ditempatkan 1 unit LED 1000 Watt dengan filter warna biru, dan 1 unit amaran HR 672 yang digerakkan ke kanan dan kiri ( manual ) untuk memberikan kesan hype yg lebih hidup. Untuk shooting di scene lorong ini menggunakan 3 kamera roll sekaligus .

  • Sony FS5 dengan lensa 16-35 f 4.0 IS ditempatkan di atas slider dengan coverage low angle, dan fill in movement
  • Canon c100 mengcover detail dengan dipadukan dengan lensa 70-200.f 2.8 IS.Dipasangkan diatas tripod
  • Kamera ke 3 adalah Sony a7s mengcover middle shoot dengan lensa 55mm 1.8.
  • Record format dengan XAVC codec di kedua Sony camera dan ProRess format pada Canon c100.

Setelah pengambilan gambar Bassist, dilakukan pengambilan gambar Guitarist dengan format penempatan kamera yang sama tapi dibedakan di warna Backlight pada lighting. Pada scene ini warna backlight menjadi orange. Adanya 2 warna yang kontras dari Biru dan Orange ini mewakili penokohan dalam FILM SPHERES . Warna Orange menggambarkan tokoh antagonis dan BIRU sebaliknya. Pesan explicit disampaikan dengan menggunakan perwakilan warna dalam pembuatan video clip music ini. Ditambahkan penggunaan Dji Ronin M pada shoot di scene ini untuk menambahkan gerakan dolly in, dolly out beserta roll shoot namun tetap smooth pada hasil gambarnya.

Saatnya FULL BAND SHOOT, Full Band Shoot dilakukan kurang lebih 4x roll dengan formasi 4 kamera. Kamera master meng-cover di tengah, 1 Crane shoot menggunakan kamera a7s dengan lensa 24mm 1.4 , insert kanan , dan 1 insert di bagian kiri. Penempatan warna filter biru di kiri dan orang di kanan tetap digunakan di SCENE ini sebagai penegasan karakter yang ada pada filmnya. Setelah full band shoot baru giliran Drummer yaitu Ikmal Tobing mendapatkan porsi singgle shoot. Setelah beberapa kali take dan stock aman, tiba pada pengambilan close up Welly di bagian Vocal. Untuk menghasilkan efek slowmotion ini lagu yang diputar sebagai gudidance lip sync diedit menjadi 200% lebih cepat dari tempo aslinya. Guidance lagu terdengar seperti suara chipmunk . Mengikuti tempo lagu yang 200% lebih cepat gerakan artificial light yang digerakkan manual harus juga bergerak cepat 2x dari aslinya. Untuk mendapatkan gambar close up yang memiliki kualitas baik digunakan refektor untuk membuat bayangan yang dihasilkan main light sedikit menurun intensitasnya.Tepat pada jam 19:00 Shoot selesai dengan lancar dan saatnya re-pack dan kembali ke Surabaya di keesokan harinya.

foto-all-crew
KABINET project SPHERS OST . ROCK VERSION music video, mas ma-un,chandra,chris,welly sotonk,kalis,afgan,bang kopek,okta,ikmal dan japrax

SPHERES OST. MUSIC VIDEO – ROCK VERSION – Klik and go to Youtbe

Berikut gambaran suasana pembuatan music video project ini :

BTS  VIDEO – klik and go to Youtube

BTS PHOTO : photo by Chandra Christiawan

Sekian dan terimakasih sudah menyempatkan mampir… #TERUSEMANGAT

Salam – PAULUS RIZAL

 

Berkarya Bersama 03.04.17

Halo kawan, ini adalah BLOG pertama kali saya di website ini. Tulisan saya hari ini dan kemungkinan besar di BLOG saya selanjutnya akan bercerita tentang kegiatan seputar dunia VIDEO dan sejenisnya, tulisan ini akan saya ulas secara sederhana , dengan bahasa yang sederhana pula “katrok dikit gapapa lah ya…” dengan harapan minimal saya dapat berbagi sesuatu bagi semuanya. Bukan berarti yang saya lakukan ini selalu benar…jika ada kesalahan atau semacamnya besar harapan saya untuk mendapatkan tanggapan dari kawan pembaca BLOG ini dengan memberikan comment di kolom di bawah ini.

Kali ini saya akan berbagi cerita saat mengerjakan project promotional video dari  produk acne series dari La Tulipe Cosmetiques. Ini adalah produk perawatan kecantikan, jadi jujur aja tanpa Karina selaku project manager dari project ini rasanya saya pribadi pasti ribet untuk mengerti produk produk kecantikan ini…Pada project ini Reo Sinarta sebagai director memiliki konsep yang berbeda dari project sebelumnya. Brief singkatnya adalah shoot akan dilakukan di Studio Satu Portraiture , dengan 1 Setting saja. ( hasil akhir akan saya update di channel youtube saya saat sudah saatnya tayang.. ). Kita bekerja bersama, dengan jalan cooperation project, disini kita masing masing punya tugas sesuai dengan porsi kita masing masing.Saya bertugas sebagai DP yang tentunya berhubungan banyak dengan kelayakan gambar, sudut pengambilan gambar, penentuan penggunaan lensa dan tone video pada saat shooting supaya aman pada saat post-production.

01
product ACNE series dari La Tulipe Cosmetiques

 

Berikut adalah Behind The Scene saat shooting product ACNE series dari La Tulipe Cosmetiques. Foto by : Chandra Christiawan

Okay, berikutnya adalah Breakdown main equipment yang digunakan dalam project ini.

  • 2 unit  Sony PXWFS5 digunakan secara bersamaan untuk menghemat waktu shoot. Pengulangan adegan yang sama ( re-take )  gambar dapat mengakibatkan JUMPING SCENE jika adegan tidak dilakukan benar benar sama persis gerakannya. Record format XAVC-L 50Mbps FHD 10 bit, dengan picture profile PP1
  • 1 unit Sony A7SII
  • 1 unit Sony a6500
  • Lensa : Canon 24-70mm f2.8 II, dan Canon 70-200 f 2.8 IS
  • Lens Converter : Procore Speedbooster
  • 2 unit AputureLight Storm LS1 Studio sebagai Mainlight ( Lampu LED ini mampu menghasilkan cahaya dengan ratting CRI 95+) yang membuat skintone tampak natural dan pendar cahaya tidak cenderung ke warna hijau atau magenta.
  • 2 unit Amaran HR672 untuk Sidelight dan untuk Background light.

Detail mengenai penggunaan equipment diatas akan saya ulas di BLOG berikutnya supaya posting ini tidak terlalu panjang dan membias pokok bahasannya .Please follow my blog dan besar harapan saya untuk dukungan dan tanggapan dari para kawan semua.

Singkat cerita, 25 Scene dalam project ini dilakukan dengan lancar dan sukes. Terimakasih untuk kerjasamanya hari ini.# ayoberkarya

foto-bersama-kabinet-team-sukses-la-tulipe-acne-series

Salam – PAULUS RIZAL